Perawatan Paliatif, Langkah Menuju Kematian Bermartabat

Senin, 08 Juli 2019 19:02 Hazna Fairuz Healthy

Perawatan Paliatif, Langkah Menuju Kematian Bermartabat

 

Koropak.co.id - Apa yang terlintas dipikiran kita ketika mendengar kata end of life? Seperti yang kita ketahui setiap yang bernyawa pasti akan menghadapi kematian, namun kematian seperti apa yang kita harapkan? Peningkatan jumlah penderita penyakit kronis seperti kanker, stroke, dan beberapa penyakit lainnya memiliki implikasi pada pembangunan kesehatan dan ekonomi nasional.

Aspek kuratif dan paliatif dapat dijalankan secara bersamaan, akan tetapi dengan porsi yang sesuai dengan kondisi pasien. Semakin buruk kondisi pasien maka porsi perawatan paliatif semakin besar.

Perawatan paliatif merupakan pelayanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita dan keluarganya, direkomendasikan oleh WHO sebagai suatu pendekatan perawatan untuk menghadapi penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Mengacu pada hal tersebut, Equilibrium Event Planner Bandung mengadakan Seminar Keperawatan Paliatif yang diselenggarakan di Gedung Direktorat Poltekes Bandung, Jalan Pajajaran Nomor 56 Bandung, Jawa Barat, pada akhir Juni 2019 lalu. Seminar Keperawatan Paliatif ini diadakan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pencapaian pelayanan perawatan paliatif yang lebih baik lagi.

 

Koropak.co.id - Perawatan Paliatif, Langkah Menuju Kematian Bermartabat (1)

 

Dikonfirmasi Koropak, Senin (8/7/2019), Perwakilan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat sekaligus anggota Masyarakat Paliatif Indonesia (MPI), Ani Maryani, M.Kep, Ners, Sp. Kmb-Onk, ETN menuturkan di era terkini, perawatan paliatif harus mulai diterapkan baik di rumah sakit, puskesmas, dan di masyarakat.

"Perawatan paliatif bertujuan meningkatkan kualitas hidup penderita dan keluarga sehingga tercapainya kematian yang bermartabat," kata Ani.

Narasumber Seminar Keperawatan, Heni Nur Anina, S.Kep, Ners, M.PallC menuturkan kualitas meninggal yang baik meliputi nyeri dan gejala lain terkontrol, di tempat yang diinginkan pasien, di tengah keluarga, membuat wasiat, tidak memiliki masalah yang belum selesai, dalam keadaan tenang, didoakan, telah dimaafkan dan memaafkan, memiliki kesempatan untuk berpamitan serta keluarga mendapatkan dukungan yang diperlukan.

"Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan perawatan paliatif yang terintegrasi," katanya.

 

Koropak.co.id - Perawatan Paliatif, Langkah Menuju Kematian Bermartabat (2)

 

Baca : Masih Muda Sudah Pelupa? Atasi Dengan Olahraga Ini

Hal senada disampaikan Ketua MPI yang turut menjadi pemateri dalam Seminar Keperawatan tersebut, dr. Drajad Ryanto Suardi, Sp.B(K)On menuturkan perawatan paliatif ini harus melibatkan seluruh pihak, dengan pendekatan Multi Disiplin Tim (MDT).

"Jadi perawatan paliatif tidak bisa dilakukan hanya satu pihak, namun memerlukan keterlibatan semua komponen, termasuk keluarga pasien," ujar Drajad.

Sementara itu, narasumber lainnya yang juga Nutrisionist RSUP Hasan Sadikin Bandung Nurhayanti SST, RD menyatakan manajemen nutrisi pada pasien paliatif harus disesuaikan dengan gejala yang dirasakan.

"Harus ada kesesuaian manajemen nutrisi dengan gejala yang dirasakan pasien. Tidak kalah pentingnya juga kolaborasi antar tenaga kesehatan dan keluarga yang baik," kata Nurhayanti.*

 

Baca pula : Meski Sibuk, Begini Tips Jaga Kesehatan yang Mudah Dilakukan