Tagar #JusticeForAudrey Jadi Trending Twitter

Jum'at, 12 April 2019 08:38 Eris Kuswara Intermezo

Tagar #JusticeForAudrey Jadi Trending Twitter


Koropak.co.id - Nasib malang harus dialami oleh gadis belia bernama Audrey atau AY (14), warga Pontianak Kalimantan Barat. Gadis yang masih duduk di bangku SMP ini menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan siswi SMA di kotanya.

Bahkan, cerita tentang AY hingga saat ini menjadi viral dan ramai diperbincangkan di Twitter, Instagram dan media sosial lainnya hingga muncul tagar #JusticeForAudrey. Selain itu, tagar tersebut juga berhasil menduduki posisi nomor 1 di Indonesia.

Para netizen dan artis tanah air pun banyak yang mengecam tindakan yang telah dilakukan oleh para pelaku yang dinilai bringas dan tidak manusiawi. Usai dilarikan kerumah sakit, tampak sejumlah artis tanah air menjenguk Audrey seperti Atta Halilintar dan Ifan Seventeen.

Dikutip dari JPNN, Kamis (11/4/2019) kini Polresta Pontianak pun telah menetapkan tiga orang tersangka kasus penganiayaan AY. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dalam kasus penganiayaan ini pelakunya tidak berjumlah 12 orang namun hanya ada 3 orang. Pihaknya pun membeberkan kronologi penganiayaan yang terjadi pada 29 Maret 2019 lalu tersebut.

 

Koropak.co.id - Tagar #JusticeForAudrey Jadi Trending Twitter (1)

 

Baca : Siti Aisyah Dinyatakan Bebas Hukuman Mati

"Mulanya, korban dijemput oleh dua rekannya yakni D dan P. Saat itu korban dibawa ke belakang Paviliun Informa, Jalan Sulawesi Pontianak Selatan untuk bertemu dengan pelaku guna menyelesaikan masalah. Namun, setibanya di lokasi, ketiga pelaku yakni F alias L, TPP alias A, dan NNA alias E ini sudah menunggu korban. Ditambah ada sekitar sepuluh wanita lainnya yang juga merupakan rekan pelaku yang tidak dikenal korban," kata Dedi.

Secara tiba-tiba, lanjut Dedi, dari belakang salah seorang pelaku menyiram korban dengan air serta menjambak rambut dan menendang bagian belakang korban hingga terjatuh. Korban yang sempat membalas, namun kembali dibalas pelaku hingga terjatuh lagi.

"Penganiayaan tersebut terus berlangsung dengan menendang perut korban dan membenturkan kepalanya ke aspal. Korban yang sempat melarikan diri bersama rekannya P ke arah Taman Akcaya, namun kembali tertangkap oleh ketiga pelaku dan kembali dianiaya," ucapnya.

Saat penganiayaan berlangsung di taman, terdapat warga yang melintas dan sontak para pelaku pun melarikan diri. Usai kejadian, korban bercerita kepada kakak iparnya dan langsung disampaikan kepada ibu korban hingga dilanjutkan ke pihak kepolisian.*

 

Baca : Facebook dan Youtube Hapus Video Penembakan

 



Berita Terkait