Peringatan Hari Film Nasional 2019

Sabtu, 30 Maret 2019 22:15 Eris Kuswara Intermezo

Peringatan Hari Film Nasional 2019


Koropak.co.id - Hari ini, Sabtu (30/3/2019) diketahui hari ini ditetapkan sebagai Hari Film Nasional. Ketetapan tersebut merupakan hasil konferensi Dewan Film Nasional pada 11 Oktober 1962 lalu dan kemudian disahkan oleh Presiden Republik Indonesia pada masa kepemimpinan BJ Habibie.

Situs perfilman.pnri.go.id ternyata pernah melansir beberapa film yang pertama kali diproduksi di Indonesia dan berikut 5 film Indonesia yang diproduksi pertama kali di tanah air.

1. Loetoeng Kasaroeng Tahun 1926
Film ini diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film asal Negara Belanda, G Kruger dan L Heuveldorp. Film Loetoeng Kasaroeng merupakan film pertama yang dirilis secara komersial dengan pemutaran perdana filmnya dilaksanakan di Bandung 31 Desember 1926 dan dua bioskop yang memutar film bisu ini yakni Bioskop Metropole dan Bioskop Mejestic.

 

 

Koropak.co.id - Peringatan Hari Film Nasional 2019 (2)

 

2. Eulis Atjih Tahun 1927
Film Eulis Atjih merupakan film bisu bergenre melodrama keluarga dengan sutradara sama dalam film Loetoeng Kasaroeng yakni G Kruger. Film yang dibintangi oleh Arsad dan Soekria, film ini diputar juga bersamaan dengan musik keroncong yang dimainkan oleh kelompok yang dipimpin Kajoon yang merupakan musisi populer pada masa itu.

 

3. Lily Van Java Tahun 1928
Film Lily Van Java dibuat oleh seorang sutradara asal Negara Amerika Serikat, Len H Roos yang tinggal di Indonesia untuk menggarap film tersebut. Namun sayangnya, film ini tidak rampung dibuat dikarenakan dia harus kembali ke negaranya. Sehingga proyek film ini kemudian diteruskan dan diselesaikan oleh Nelson Wong dan David Wong dengan membentuk rumah produksi Halimoen Film.

 

 

Koropak.co.id - Peringatan Hari Film Nasional 2019 (1)

 

Baca : Rekomendasi Film Horor Terseram Sepanjang Masa

 

4. Resia Boroboedoer Tahun 1928
Film ini diproduksi oleh Nancing Film Co yang dibintangi oleh Olive Young. Film bisu ini juga bercerita tentang Young Pei Fen yang menemukan sebuah buku rahasia milik ayahnya. Buku tersebut berisi tentang sebuah bangunan candi yang terkenal di Magelang Jawa Tengah yakni Candi Borobudur yang konon menyimpan harta karun berupa guci berisi abu sang Buddha Gautama.

 

5. Setangan Berloemoer Darah Tahun 1928
Film yang satu ini masuk ke dalam jajaran film pertama yang dibuat di Indonesia. Akan tetapi sayangnya, tidak banyak informasi mengenai film ini. Bahkan sinopsisnya pun tidak diketahui secara pasti. Hanya saja, nama Tan Boen San tercatat sebagai sutradara dalam pembuatan film di tahun 1928 ini.*

 

Baca : Film Indonesia yang Dinantikan di Tahun 2019