Musikalisasi Puisi, Harapan Lahirkan Komposer Andal

Senin, 11 Maret 2019 15:34 Clara Aditia Musik

Musikalisasi Puisi, Harapan Lahirkan Komposer Andal

 

Koropak.co.id - Ajang musikalisasi puisi yang digelar seniman Tasikmalaya di Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (10/3/2019) diharap menjadi media melahirkan komposer-komposer andal. Talent-talent yang menjadi peserta dalam event yang digelar sejak Jumat (8/3/2019) itu diharap tidak berhenti berkarya, justru harus bisa terus menempa diri, meningkatkan kapasitas, sehingga akan tercipta "Erwin Gutawa"-nya Tasikmalaya.

Demikian disampaikan salah satu juri Lomba Musikalisasi Puisi, Falhan Basya saat dikonfirmasi Koropak, Senin (11/3/2019). Musisi yang akrab disapa Aang The Great itu mengharapkan ajang musikalisasi menjadi patokan bagi talenta-talenta potensial untuk mengembangkan karirnya dalam bermusik.

"Musikalisasi puisi ini menjadi wadah untuk menampilkan karya, menunjukan kreativitas dalam menerjemahkan puisi melalui bentuk lagu. Sayangnya, yang ada selama ini, peranan musik dalam setiap suguhan musikalisasi puisi hanya sebagai ilustrasi, sebagai pengiring dari puisi tersebut," ucap Mantan Lead Guitar band Cokepit itu.

 

 Koropak.co.id - Musikalisasi Puisi, Harapan Lahirkan Komposer Andal (2)

 

 

Justru, kata Aang, yang diharapkan dalam musikalisasi puisi tersebut, antara musik dan puisi tercipta satu kesatuan. Paradigma yang terjadi bahwa musik hanya dijadikan backsound, haruslah dibongkar. Seharusnya tercipta saling menguatkan, puisi kuat, musik pun kuat.

"Paradigma itulah yang harus dibongkar. Bikin kolaborasi yang bagus. Puisi kuat musik kuat. Buat apa musik kalau hanya jadi ilustrasi. Justru musikalisasi ini menjadi media menyadur puisi jadi karya lagu. Hal ini sebagai dasar penciptaan komposer, bahkan penjaringan dan pembentukan, dari komposer amatir jadi komposer andal layaknya Erwin Gutawa," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Musikalisasi Puisi, Harapan Lahirkan Komposer Andal (1)

 


Baca : Musikalisasi Puisi Sajikan Kenikmatan Seni dan Budaya



Sebetulnya, kata Aang, ada salah seorang komposer berbakat asal Ciamis yang dapat dijadikan inspirasi. Adalah Agung Arisamsi. Dia piawai dalam membuat komposisi orkestra sebuah event. Dia meramu sebuah penampilan orkestra dengan sajian permainan lighting, koreografi, bahkan ilustrasi perupa di panggung.

"Tidak harus seperti dia, hanya minimalnya tercipta komposer yang kreatif, dan cerdas mengkolaborasikan antara musik dan puisi menjadi suguhan apik dan ciamik. Itu yang kita harapkan tercipta di Tasikmalaya dari ajang setingkat Jawa Barat ini," kata Aang.*

 

Baca : Ngaos Art, Juarai Musikalisasi Puisi

 



Berita Terkait

Ngaos Art Juarai Musikalisasi Puisi

Ngaos Art Juarai Musikalisasi Puisi

10 Maret 2019

Lomba Musikalisasi Puisi yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya Minggu (10/3/2019), ditutup oleh pengumuman pemenang, dengan juara pertama Ngaos Art Tasikmalaya,…