Hindari Sleep Paralysis dengan Tidur Teratur

Selasa, 15 Januari 2019 09:17 Erni Nur'aeni Healthy

Hindari Sleep Paralysis dengan Tidur Teratur


Koropak.co.id - Pernah kah saat kita bangun tidur, kita tidak bisa bergerak atau berbicara sama sekali? Banyak orang yang mengatakan hal itu adalah "ereup-ereup" atau tertindih mahluk gaib. Mungkin masih banyak masyarakat mempercayainya.

Namun menurut para ahli medis, kondisi tersebut merupakan Sleep Paralysis atau disebut dengan kelumpuhan saat tidur. Hal ini terjadi saat seseorang melewati tahap terjaga dan tidur, atau selama transisi itu tubuh tidak bisa bergerak serta berbicara selama beberapa detik.

Saat mengalami kondisi tersebut, tubuh akan merasa seperti ditekan sehingga tidak bisa bangun, beberapa faktor yang menjadi penyebab dari sleep paralysis adalah kurang tidur, jadwal tidur yang berubah, termasuk stres.

 

 

Koropak.co.id - Hindari Sleep Paralysis dengan Tidur Teratur (2)

 

Baca : Fenomena Tidur Ketiban Jin

Sleep Paralysis juga biasanya kerap melanda mereka yang mengalami gangguan bipolar atau masalah tidur, kemudian dapat terjadi juga kepada orang yang sedang menggunakan obat tertentu hingga penyalahgunaan zat.

Kondisi ini pun dapat diatasi dengan berkonsultasi kepada dokter. Gejalanya yang dapat memicu Sleep Paralysis adalah mudah merasa lelah sepanjang hari, mudah terjaga sepanjang malam, dan sering merasa cemas.

Namun keadaan ini bisa diatasi dengan sederhana yaitu memperbaiki kebiasaan tidur, sekitar enam sampai delapan jam setiap malam. Gunakan obat anti depresan yang diresepkan dokter, untuk mengatur siklus tidur serta mengobati gangguan tidur, dan terpenting terapkan pola hidup sehat.*

 

Baca : Waktu Tidur Minimal 8 Jam, Mitos Bukan?