Sukses, Lomba Kicau Mania 24 Gantangan

Jum'at, 21 September 2018 16:59 Clara Aditia Hobi

Sukses, Lomba Kicau Mania 24 Gantangan

 

Koropak.co.id - Dengan diterapkannya sistem penjurian 1/4, proses penilaian terhadap kicau burung lebih maksimal, serta menghasilkan burung yang berkualitas. Sistem penilaian 24 gantangan merupakan pertama kalinya di Tasikmalaya, agar kepuasan peserta lebih terjamin, serta tidak ada rekayasa. Dalam hal tersebut, 1 juri mengawasi maksimal 4 burung.

Demikian dikatakan Abah Harz, selaku Panitia Penyelenggara sekaligus Penggagas Lomba Kicau Burung 24 Gantangan saat dihubungi Koropak, Kamis (20/9/2018) kemarin.

"Dalam Gebyar Nuasa Biru, Rabu (19/9/2018) lalu, kita siapkan 6 orang juri, sedangkan kami ambil peranan sebagai pengambil keputusan atau hakim. Hal ini tentunya akan lebih memudahkan penilaian dibandingkan sebelumnya, yang terkadang 30 gantangan bahkan lebih," kata Abah Harz.

Abah Harz sendiri dikenal sebagai pemain senior di Komunitas Kicau Mania di Tasikmalaya. Dia merupakan Ketua Komunitas Baraya Kenari Tasik (BKT), sehingga paham betul tata cara penilaian yang obyektif, mana burung yang bagus, dan mana yang tidak bagus.

 

Koropak.co.id - Sukses, Lomba Kicau Mania 24 Gantangan (2)

 

Baca : Riuh Kicau Burung Semarakkan Gebyar Nuasa Biru

 

Hal yang menjadi penentu pemenang, kata Abah Harz, adalah lamanya kicauan burung. Akan tetapi setiap kelas tentu berbeda penilaian. Misalnya, Lovebird baby, 2 second ditandai oleh lidi warna kuning, 3-5 second warna biru, 6 second warna merah, 12 second warna merah 2, kalau di atas 15 second merah 2 plus kuning 1, sedangkan untuk Love bird dewasa lain lagi, contohnya lidi warna kuning untuk 3 second. Sehingga, penilaian ditentukan oleh banyaknya lidi yang didapat oleh setiap peserta. Semakin banyak warna merah otomatis itulah pemenangnya.

"Kami berharap dengan sistem 24 gantangan ini, proses penilaian bisa lebih maksimal, sehingga lebih memudahkan juri dalam penilaian. Terbukti tidak adanya protes ataupun sanggahan dari peserta selama pertandingan," kata Abah.

Abah mengajak para pecinta burung untuk menyatukan visi dan misi, untuk lebih selektif lagi dalam proses penjurian lomba burung, agar sportivitas even ini dapat lebih terjaga netralitasnya, sehingga akan menghasilkan burung yang benar-benar berkualitas.*

 

Baca pula : Kiat Merawat Burung Lovebird Sejak Usia Muda

 



Berita Terkait

Trik Belajar Fotografi Bagi Pemula

Trik Belajar Fotografi Bagi Pemula

27 Juni 2019

Saat ini, fotografi menjadi salah satu hobi yang sangat terkenal di semua kalangan, khususnya anak muda. Bagaimana tidak, hobi ini memang…

Akhir Pekan Saatnya Produktif

Akhir Pekan Saatnya Produktif

31 Maret 2019

Akhir pekan tentunya merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang. Mereka ingin berisitirahat atau memanjakan diri, atau mungkin mereka juga…

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian   

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian  

08 Maret 2019

Hal yang satu ini memang terdengar sepele, tapi tidak semua orang telah menemukan hobinya. Jangan-jangan, salah satu dari kalian adalah orang…

Nyangklong, Cara Lain Menikmati Tembakau

Nyangklong, Cara Lain Menikmati Tembakau

07 Maret 2019

Salah seorang pegiat Pipa Cangklong Nicotiano Tabacto menuturkan, Indonesia merupakan surganya tembakau, dengan tiga jenis tembakau yang terhampar, yakni Burley, Virginia,…