Albadr, Utamakan Edukasi dan Filosofi

Jum'at, 31 Agustus 2018 18:55 Dede Hadiyana Intermezo

Albadr, Utamakan Edukasi dan Filosofi

 

Koropak.co.id - Berawal dari kekhawatiran akan generasi muda muslim yang rentan terkontaminasi oleh polusi zaman, grup musik Albadr yang berdiri sejak 1999, berkonsentrasi pada kegiatan apresiasi seni budaya sebagai upaya menggali jiwa pribadi dengan bertafakur akan hakikat diri melalui penafsiran lirik, syair, dan arensmen musik.

Kemunculannya bermula dengan nama Al-Badr Moslem Voice Project. Namun berdasarkan beberapa pertimbangan maka diubah menjadi Kelompok Musik Albadr (KMA) dan lebih dikenal dengan sebutan Albadr saja.

Founder Albadr, D. Abdul Wahab menuturkan, jika dilihat dari alat musik yang digunakan, Albadr tidak ada perbedaan dengan grup musik lain, hanya saja Albadr memiliki khas, yaitu dengan mengkolaborasikan musik daerah atau etnik dengan musik modern. "Namun Albadr sendiri berupaya menyajikan konsep yang lebih penuh warna, dan tidak terpatok pada satu genre saja," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Mengikat Pemuda Muslim Beragama Melalui Seni Budaya 2

 

Baca : Dari Tangan Noyband Lagu Macan Asia Lahir


Sejatinya musik adalah universal dan Albadr berupaya mengakar pada hakikat musik universal tersebut. Beberapa grup yang berkonsep kontemporer hanya mengawinkan unsur etnik dengan modernnya saja, dan Albadr berupaya lebih dari itu.

"Karena berangkat dari apresiasi, maka Albadr berusaha menyajikan suguhan musik yang berbasis fisolofis, musik yang bermakna, dan musik yang berjiwa," ucapnya.

Filosofis dari materi musik dan lagu, mengandung sisi edukasi bagi pendengarnya. Alat musik yang digunakan Albadr pun mengandung nilai-nilai filosofis. Albadr membedah tiga unsur utama yakni alat musik, syair, dan arensmen dari konsep musik yang disuguhkan.

Grup yang berpengalaman manggung perform di Jakarta, Bandung, Garut, Banjar, Ciamis, dan kota-kota lainnya, termasuk Tasikmalaya terkesan dianggap kampungan yang seakan disepelakan karena melihat asal dari daerah. Namun, hal tersebut dijadikan energi positif untuk menampilkan materi yang terbaik.

 

Koropak.co.id - Mengikat Pemuda Muslim Beragama Melalui Seni Budaya 3

 

Baca : Young Lex Batal Jumpa Lisa Blackpink

 

"Alhamdulillah, anggapan-anggapan seperti itu dengan sendirinya dapat terjawab melalui suguhan yang kita tampilkan, dan dari setiap penampilan kita, ada sisi positifnya selain bermusik, yakni bersilaturahmi dengan orang banyak," katanya.

Albadr tidak memiliki obsesi yang muluk-muluk, misalnya membuat album, namun akan tetap terus berkarya dan berdakwah. "Jika pun Allah berikan jalan untuk memiliki album, Insya Allah akan mengikuti skenario-Nya," katanya.

Abdul yang akrab disapa Dewa Adrian berharap, industri musik religi terus berkembang strategis, dan lebih edukatif lagi, karena pesan agama harus terus disampaikan kepada ummat.

"Lebih strategis lagi maksudnya bagi pelaku seninya memiliki strategi bagaimana pesan-pesan tersebut harus tersampaikan," ucapnya.*

 

Lihat video : Danila Riyadi Sukses Mengguncang Ecofest

 



Berita Terkait