Menelusuri Muasal Kerupuk Melarat dari Cirebon

Senin, 03 Januari 2022 12:39 Eris Kuswara Kuliner

Menelusuri Muasal Kerupuk Melarat dari Cirebon

 

Koropak.co.id - Kerupuk Melarat merupakan salah satu makanan khas dari Cirebon yang pada awalnya dibuat oleh orang-orang Desa Tengahtani Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon.

Asal-usul sejarah kemunculan kerupuk Melarat di Cirebon sendiri diketahui berawal dari krisis pangan yang terjadi pada tahun 1930, yang dimana pada masa itu, dunia termasuk didalamnya Hindia Belanda (Indonesia) sedang mengalami depresi ekonomi.

Dilansir dari historyofcirebon.id, sebelum terjadinya depresi ekonomi, ternyata kerupuk telah menjadi makanan kegemaran rakyat sebagai pendamping nasi. Hal itu dikarenakan kerupuk memiliki harga yang murah.

Tercatat, kala itu di Cirebon, kerupuk yang ada hanyalah kerupuk udang. Namun setelah depresi ekonomi, harga minyak goreng tidak terkendali dan naiknya harga minyak goreng tersebut turut berdampak pada naiknya harga kerupuk.

Akibatnya, kala itu rakyat terutama dari golongan bawah enggan membeli kerupuk yang mahal dan sebaliknya juga pengusaha kerupuk di Cirebon banyak yang gulung tikar.

Selain itu, naiknya harga minyak goreng juga membuat sebagian orang berfikir keras dan melakukan berbagai macam inovasi agar dapat menghasilkan kerupuk jenis baru. Hingga kerupuk tersebut pada akhirnya dapat dibuat tanpa menggunakan minyak, sebab kerupuk hasil inovasi baru itu digoreng dengan menggunakan pasir.

 

 

Baca : Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Ini Bernama Mendoan

Inovasi kerupuk baru yang ditemukan itulah yang kemudian dinamai oleh penemuannya dengan nama "kerupuk Mares atau Ngeres". Dinamakan demikian dikarenakan memang kerupuk tersebut ketika baru pertama kali diangkat, dalam kondiri mares atau ngeres sebab masih ada sisa-sisa pasir yang menempel.

Secara lambat laun, kerupuk mares atau ngeres dikenal oleh masyarakat dengan sebutan kerupuk melarat. Diketahui dalam bahasa Cirebon "Melarat" berarti miskin, dinamakan kerupuk miskin sebab pada waktu itu orang-orang miskinlah yang banyak membeli kerupuk itu.

Mengingat juga pada masa itu kerupuk udang yang digoreng dengan minyak harganya sangat mahal dan tidak dapat dibeli oleh orang-orang miskin (masyarakat bawah). Sementara itu, penemu dari kerupuk Mares adalah keluarga Ahmad Saefullah yang dikemudian hari membangun pabrik kerupuk Melarat dengan merek "Sumber Mares".

Pabrik dari Sumber Mares itu sendiri letaknya di Jalan Ki Ageng Tapa RT/RW 01/01, Blok Mesjid, Desa Tengahtani Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon. Kini kerupuk melarat berhasil menjadi kegemaran rakyat Cirebon, hingga menjadi makanan khas Cirebon.

Kerupuk ini juga bahkan menjadi makanan fovorit sebagian orang dikarenakan rendah kolestrol dan dianggap sebagai kerupuk yang lebih sehat dibandingkan dengan jenis kerupuk yang dibuat dengan cara digoreng menggunakan minyak.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait