Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Olivia Nathania, Ini Alasannya!

Selasa, 16 November 2021 08:53 Eris Kuswara Intermezo

Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Olivia Nathania, Ini Alasannya!

 

Koropak.co.id - Polda Metro Jaya baru-baru ini dikabarkan menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh anak Nia Daniaty, Olivia Nathania terkait kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Diketahui, terdapat sejumlah alasan yang membuat Polda Metro Jaya menolak penangguhan penahanan yang diajukan anak Nia Daniaty tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebutkan, ada tiga alasan yang membuat pihaknya enggan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan itu.

Salah satu alasannya adalah agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti.

"Alasan subjektifnya itu setidaknya terdiri dari tiga dan jika dikabulkan bisa saja tersangka dapat menghilangkan barang bukti," kata Kombes Tubagus kepada awak media sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa 16 November 2021.

Tubagus menambahkan, yang menjadi alasan kedua adalah tersangka dinilai dapat mengulangi perbuatannya.

Kemudian alasan terakhir polisi mengkhawatirkan bahwa tersangka dapat melarikan diri jika dikabulkan permohonan penangguhan penahanan tersebut.

 

Baca : Olivia Nathania Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Pertimbangan Polisi

"Atas dasar subjektif itulah kami belum atau tidak mengabulkan permohonan yang diajukan penasihat hukumnya," bebernya.

Sebagaimana diketahui, anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya dengan tuduhan telah melakukan penipuan dengan modus bisa memasukan orang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) hingga TNI-Polri.

Pelapor juga mengklaim setidaknya ada sebanyak 225 orang yang menjadi korban penipuan dalam kasus ini.

Polda Metro Jaya juga sudah menetapkan Olivia sebagai tersangka beserta empat orang lainnya dan sudah dilakukan penahanan selama 20 hari yang terhitung sejak Kamis, 11 November 2021 lalu.

Namun, pihak kuasa hukum Olivia sendiri mengaku sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Selain itu, mereka meminta kliennya agar dijadikan sebagai tahanan kota.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait