Bisa Jadi Ladang Pahala, Begini Penjelasan Hamil dan Melahirkan dalam Islam

Jum'at, 12 November 2021 08:10 Cepy RN Healthy

Bisa Jadi Ladang Pahala, Begini Penjelasan Hamil dan Melahirkan dalam Islam

 

Koropak.co.id - Melahirkan adalah ujung dari proses penantian yang panjang selama kehamilan. Pada manusia usia kehamilan hingga melahirkan rata-rata 280 hari.

Dikutip pulsk.com, ada perbedaan penyebutan untuk menggambarkan usia kehamilan, dokter kandungan menyebut 40 minggu dihitung dari hari pertama mens terakhir dan berpedoman bahwa 1 bulan adalah 28 hari.

Orang awam sering menyebut 9 bulan 10 hari dengan anggapan 1 bulan 30 hari. Semuanya tepat, tergantung dari mana pedoman atau patokan yang dianut. Persalinan adalah proses keluarnya janin dari dalam rahim ke dunia luar.

Proses Persalinan dapat dilakukan melalui jalan lahir/vagina (persalinan pervaginam) atau persalinan melalui sayatan pada dinding perut dan dinding rahim (persalinan perabdominam) atau dikenal dengan bedah sesar (seksio sesarea).

Pada manusia 90 % persalinan dapat dilakukan melalui jalan lahir, hanya sebagian kecil yang membutuhkan persalinan melalui operasi/bedah sesar. Rahim ibu yang sedang mengandung akan mengembang 500 kali lipat dari ukuran normal untuk menampung kandungannya.

Darah yang hilang melalui proses kelahiran normal adalah 500 ml. Ini sama dengan setengah liter. Badan manusia hanya mampu menanggung rasa sakit hingga 45 Del. Tetapi selama bersalin ibu akan mengalami hingga 57 Del, sama dengan rasa sakit akibat 20 tulang yang patah bersamaan.

Ibu bersalin akan mendapat pahala yang sama besarnya dengan 70 tahun shalat dan puasa. Setiap kesakitan pada satu uratnya, Allah hadiahkan bagi Ibu yang melahirkan pahala menunaikan haji.

Apabila seseorang perempuan merasakan sakit karena akan melahirkan, maka Allah S.W.T. mencatat baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dosa-dosa dari dirinya seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Pahala saat mengandung

Ada banyak pahala ibu hamil yang telah dijanjikan oleh Allah SWT. Mungkin ini bisa menyemangati para calon mama yang sedang mengupayakan untuk segera punya keturunan. Bahwa kehamilan bisa menjadi ladang pahala jika kita mengetahuinya.

1. Salat ibu hamil lebih utama dibanding perempuan yang tidak hamil

 

Baca : Jangan Mengabaikan Kesehatan Jiwa Ibu Hamil

Ternyata ibadah yang dilakukan oleh ibu hamil akan diberi ganjaran yang luar biasa oleh Allah. Ini bisa jadi penyemangat untuk Kamu. Jika saat ini sedang mengupayakan kehamilan, jangan patah semangat. Semua ibadah tentu sudah ada catatannya.

Rasulullah mengatakan bahwa dua rakaat salatnya ibu hamil itu jauh lebih baik dibandingkan dengan 80 rakaat salat yang dilakukan oleh perempuan yang tidak hamil. Keistimewaan tersebut diberikan karena perempuan yang mengandung tersebut membawa janin dalam perutnya.

Dengan begitu, tentu saja sang Janin ikut serta saat Mama menunaikan ibadah salat, mendengarkan bacaan-bacaan salat, serta ikut sujud bersama ketika beribadah kepada Allah.

2. Memperoleh pahala puasa di siang hari dan pahala ibadah di malam hari

Tidak cukup sampai di sana, ganjaran pahala untuk ibu hamil lainnya adalah memperoleh pahala puasa di siang hari dan pahala ibadah di malam hari. Hal ini terjadi karena muslimah yang mengandung selalu membawa amanah Allah berupa janin setiap harinya ke mana-mana.

Dengan demikian, sangatlah wajar apabila ibu hamil mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah, termasuk pahala puasa.

3. Pahala mati syahid

Salah satu keutamaan perempuan yang mengandung adalah ketika ia meninggal dalam keadaan melahirkan, maka dianggap sebagai mati syahid. Rasulullah bersabda:

“Mati syahid itu ada tujuh, selain mati terbunuh dalam perang fii sabilillah, yaitu: mati karena penyakit tha’un, mati karena tenggelam, mati karena penyakit lambung, mati karena sakit perut, mati karena terbakar, mati karena tertimpa reruntuhan, dan perempuan yang mati karena hamil atau melahirkan,” (HR Ahmad, Abu Dawud, Nasai dan Malik)

Allah memberikan jaminan kepada ibu hamil yang meninggal dunia dalam masa kehamilannya.

Jaminan tersebut adalah untuk memperoleh surga sebagaimana yang dijanjikan Allah bagi para laki-laki yang mati syahid di medan perang untuk membela agama Allah.

Kedudukan yang sangat tinggi bagi perempuan yang meninggal saat kehamilan atau proses melahirkan ini menunjukkan betapa besar harkat yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada kaum perempuan.

Akan tetapi, perempuan tersebut akan mati sia-sia jika kehamilannya itu merupakan hasil dari berbuat zina.

 

Baca : Dinilai Serius Tangani Stunting, Bappenas Apresiasi Pemkot Bandung

4. Berjihad di jalan Allah

Berjihad di jalan Allah tidak hanya dilakukan oleh laki-laki yang sedang berperang saja. Namun, ketika seorang perempuan yang mengandung mulai merasa sakit ketika hendak bersalin atau melahirkan, maka Allah akan mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad di jalan Allah.

5. Malaikat beristigfar untuk ibu hamil

Ketika seorang perempuan muslim tengah mengandung janin di dalam tubuhnya, maka malaikat akan beristighfar untuknya. Selain itu, Allah juga mentaatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan 1.000 kejahatan darinya.

6. Mendapat satu pahala haji

Seorang ibu hamil dan bersalin juga dikatakan Rasulullah SAW akan mendapatkan pahala 70 tahun salat dan juga puasa. Selain itu, setiap rasa sakit dalam setiap urat sarafnya, akan digantikan oleh Allah SWT dengan mengaruniakan 1 pahala haji.

7. Pahala pada semua musibah di dunia

Segala kesulitan yang sedang dialami oleh ibu hamil seperti letih, sakit, gangguan kesehatan, kejiwaan dan segala urusan di dunia dikatakan juga mendapat keutamaan berupa pahala dan balasan yang akan dicatat untuk perempuan yang sedang hamil.

Seorang muslim akan mendapat pahala untuk semua musibah di dunia bahkan sampai duri yang mengenai perempuan tersebut, maka Allah SWT akan menghapus segala dosa dosanya sehingga rasa sakit saat hamil dan melahirkan akan lebih agung dan juga lebih besar.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini