Kaburnya Rachel Vennya dari Karantina Ada Keterlibatan Oknum TNI?

Kamis, 14 Oktober 2021 11:52 Eris Kuswara Intermezo

Kaburnya Rachel Vennya dari Karantina Ada Keterlibatan Oknum TNI?

 

Koropak.co.id - Berbagai tanya soal keterlibatan oknum TNI atas kaburnya selebgram Rachel Vennya terjawab sudah.

Kodam Jaya menemukan bahwa anggota TNI yang bertugas di Satgas Pengamanan di Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten diduga mengatur selebgram Rachel Vennya agar bisa lolos dari karantina setelah kembali dari luar negeri.

"Pada saat dilakukan pendalaman kasus, ternyata ditemukan adanya dugaan tindakan non-prosedural yang dilakukan oleh oknum anggota TNI Pengamanan Bandara Soetta berinisial FS," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Artileri Pertahanan Udara (Arh) Herwin BS di Jakarta, sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis 14 Oktober 2021.

Herwin mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, FS sendiri diketahui mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilaluinya setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Kodam Jaya selaku Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu Covid-19 juga hingga saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kaburnya Rachel Vennya dari karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Pademangan, Jakarta Utara.

 

Baca : Rachel Vennya Diisukan Kabur dari Karantina, Begini Dampaknya Menurut Pakar Epidemiologi

"Pemeriksaan dilakukan mulai dari ketika dia tiba di bandara sampai dengan di RSDC Wisma Atlet Pademangan," katanya.

Ia mengatakan, Panglima Kodam Jaya meminta agar proses pemeriksaan dan penyelidikan atas kasus itu segera dipercepat.

"Oleh karena itu, penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan serta tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi," ucapnya.

Diketahui, sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 18 tahun 2021, penumpang yang baru tiba dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam.

Sementara itu, berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12 tahun 2021 menyatakan, yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Atlet adalah pekerja migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Kemudian juga pelajar dan mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.

"Untuk Selegram Rachel Vennya tentunya dia tidak berhak mendapat fasilitas tersebut," tutupnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait