Inilah Perayaan Hari Kasih Sayang dari Berbagai Belahan Dunia

Jum'at, 01 Oktober 2021 15:37 Aisya Kartika Intermezo

Inilah Perayaan Hari Kasih Sayang dari Berbagai Belahan Dunia

 

Koropak.co.id - Mungkin kamu sudah tidak asing lagi mendengar hari kasih sayang seperti valentine, bahkan kini sedang ramai diperbincangkan mengenai Boyfriend Day yang akan dirayakan pada 3 Oktober mendatang.

Tapi tahukah kamu bahwa ternyata masih banyak tradisi juga bentuk perayaan kasih sayang yang dilakukan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia dengan ciri khas mereka. Bahkan beberapa negara tidak ikut serta merayakan valentine yang dirayakan tiap 14 Februari.

Lalu apa saja bentuk tradisi perayaan hari kasih sayang dari bebagai belahan dunia?

1. White Day dan Black Day (Korea Selatan)

Hari Valentine sangatlah populer di Korea selatan, khususnya bagi pasangan muda di sana. Tak hanya itu saja, perayaannya pun terbilang panjang mulai dari 14 Februari hingga April, dan dilakukan setiap tahun.

Perayaan ini dimulai pada 14 Februari, dimana para wanita memberi coklat, permen, bunga, hingga hadiah lainnya dengan maksud merayu para pria. Jadi di Korea Selatan, saat hari Valentine datang, maka para wanitalah yang harus memulai aksinya untuk menunjukan kasih sayang pada pria.

Namun tak perlu merasa tak adil, karena pada 14 Maret, hari libur yang dikenal sebagai White Day merupakan hari untuk para pria memanjakan pasangannya dengan memberi beragam coklat, permen, bunga, hingga kado-kado lainnya.

Uniknya Korea Selatan memiliki hari spesial bag mereka yang tidak melakukan Valentine juga White Day, yang dikenal dengan Black Day atau Hari Hitam pada 14 April. Disini para jomblo atau orang-orang lajang akan meratapi kesendirian mereka dengan memakan semangkuk jajangmyeon hitam atau mi pasta kacang hitam.

2. Dwynwen's Day (Wales)

Penduduk Wales ternyata tidak merayakan Valentine. Mereka merayakan Dwynwen yang diyakini sebagai santo pelindung para kekasih di negara mereka. Perayaan ini diperingati pada 25 Januari tiap tahunnya.

Hadiah tradisional yang kerapkali dihadiahkan pada pasangan dalam momen ini adalah sebuah sendok cinta. Konon pada awal abad ke-17.

Pria-pria di Wales sengaja mengukir kayu dengan bentuk rumit sebagai tanda cinta dan kasih sayang pada pasangan mereka. Dimana setiap pola dan ukiran dari sendok kayu tersebut memiliki makna dan arti tersendiri.

 

Baca : Unik Banget, Inilah Tradisi Pemakaman Paling Beda di Indonesia

3. Festival Qixi (China)

Di negara tirai bambu ini, kamu akan menemukan Festival Malam Ketujuh yang dikenal dengan Qixi, tepatnya pada hari ketujuh bulan tujuh lunar setiap tahun.

Perayaan ini berlandaskan cerita kepercayaan masyarakat China, dimana putri raja surgawi yakni Zhinu, jatuh cinta kepada Niulang, seorang gembala sapi yang malang hingga akhirnya mereka menikah dan memiliki sepasang anak kembar.

Ketika sang raja mengetahui pernikahan tersebt, ia mengutus sang ratu untuk menjemput anaknya kembali ke bintang. Konon, setelah mendengar tangisan dari Zhinu dan anak-anaknya sang raja akhirnya memberikan izin Zhinu untuk bertemu dengan Niulang satu tahun sekali di Qixi.

Diperayaan ini, wanita-wanita muda akan mempersembahkan melon dan buah lainnya, dengan harapan dapat menemukan suami yang baik. Bagi mereka yang berpasangan, umumnya pergi ke kuil untuk berdoa demi kebahagiaan dan kemakmuran hidup.

4. Lupercalia (Afrika)

Lupercalia merupakan perayaan hari kasih sayang dari Afrika, perayaan ini merupakan tradisi peninggalan Romawi Kuno yang masih dilakukan. Sama seperti Valentine, terlebih lagi perayaanya juga jatuh di 14 Febuari, hanya saja Lupercalia memiliki tradsi tambahan, yakni para wanita menuliskan nama pria yang disukainya, baik itu kekasihnya ataupun bukan.

5. Dragobete (Rumania)

Dragobete merupakan perayaan hari kasih sayang dari Rumania, yang diperingati tiap 24 Februari. Perayaan ini berlandaskan kisah unik dimana dongeng di Rumania menceritakan kisah seorang anak laki-laki dan perempuan yang menghabiskan waktu mereka di dalam hutan.

Selama mereka di dalam hutan, mereka akan mengumpulkan berbagai macam bunga, Anak perempuan akan berlari pulang ketika matahari terbenam , dimana anak laki-laki akan mengejarnya, setelah itu laki-laki akan mengumumkan hari pertunangannya kepada warga desa.

Itulah beberapa hari perayaan kasih sayang dari berbagai belahan dunia. Tentu saja, pada umumnya kita memberikan kasih sayang tidak pada hari tertentu saja, melainkan setiap harinya kepada orang-orang terkasih.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait