Kasus KDRT Dialami Ijonk, Mungkinkah Suami Disiksa Istri?

Selasa, 28 September 2021 09:49 Redaksi Intermezo

Kasus KDRT Dialami Ijonk, Mungkinkah Suami Disiksa Istri?

 

Koropak.co.id - Jonathan Frizzy atau yang dikenal Ijonk menjadi buah bibir. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialaminya membuat publik terheran.

Suami dari Dhena Devanka serius dengan aduannya. Ia sendiri yang membawa bukti ke hadapan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, pada Senin (27/9/2021) kemarin.

Sebelum laporan ini, Dhena Devanka pada 21 Mei 2021 justru melaporkan Ijonk. Kasusnya sama, KDRT. Tempat laporannya sama juga, di Polres Metro Jakarta Selatan.

Ijonk nampaknya yakin dengan laporannya itu. Saat datang ke kantor polisi, dia membeberkan bukti dirinya mengalami KDRT oleh Dhena.

"Tidak ada perlawanan, hanya membela diri. Artinya kalau dipukul pasti nangkis, tahan, naluri manusia," terang kuasa hukum Ijonk, Sebastian Karamoy, sebagaimana dihimpun koropak, Selasa (28/9/2021).

Ijonk dan kuasa hukumnya datang ke polisi sambil membawa bukti. Rekaman CCTV diantara bukti yang diandalkan pihak ini.

 

Baca : Ijonk Beberkan Kekerasan yang Dialaminya

Lantas, mungkinkah seorang lelaki dianiaya atau disakiti istri? Mungkinkah suami yang malah menjadi korban KDRT?

Dalam kehidupan ini, apa pun bisa terjadi. Kondisi internal rumah tangga tidak ada yang bisa menebak. Bisa suami yang dominan, atau sebaliknya.

Namun melihat kasus Ijonk dan istrinya ini, juga kasus saling lapor dengan perkara sama, KDRT, tentu harus disikapi bijak. Karena pengadilan belum memutuskan. Klaim sepihak belum menjadi alasan kebenaran.

Soal KDRT ini, mengutip laman Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), malah berpendapat bahwa fenomena kasus KDRT terhadap kaum perempuan di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. 

Bahkan, Kemenangan PPPA ini serius menyikapi tingginya kasus KDRT. Instansi ini menginisiasi berbagai program, diantaranya rumah tangga tangguh. Yaitu program edukasi pada pasangan-pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan (pra nikah).

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) adalah bukti negara menyikapi maraknya KDRT, yang sebagian besar atau malah hampir seluruhnya, korbannya adalah perempuan.

Asisten Deputi Bidang Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kemen PPPA, Usman Basuni menegaskan KDRT merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan, serta bentuk diskriminasi yang harus dihapuskan.

"Untuk itu, UU PKDRT merupakan jaminan yang diberikan oleh negara untuk mencegah terjadinya KDRT, menindak pelaku, dan melindungi korban,” kata Usman.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait

Driver Cantik Ini Lihai Kemudikan Bus

Driver Cantik Ini Lihai Kemudikan Bus

26 Oktober 2021

Driver cantik itu diketahui bernama Liena Ozora. Ia memang sangat piawai mengendarai kendaraan jumbo yang bisa mengangkut puluhan orang.

Wow! Segini Tarif Endorse Rachel Vennya

Wow! Segini Tarif Endorse Rachel Vennya

20 Oktober 2021

Selebgram Rachel Venya tak henti menjadi sensasi. Selama sepekan terakhir ini, mantan istri dari Nicko Al-hakim ini selalu jadi trending di…