Pro dan Kontra Soal Tidur Telanjang

Sabtu, 11 September 2021 06:35 Rizky Healthy

Pro dan Kontra Soal Tidur Telanjang

 

Koropak.co.id - Benarkah tidur telanjang itu menyehatkan? Atau malah sebaliknya, berpotensi merusak kesehatan.

Pendapat yang kontra menyebutkan, semua orang jangan tidur bertelanjang, karena kuman yang ada di seprai bisa menempel pada tubuh. Sebagian lagi yang setuju beragumen, bahwa tidur bertelanjang bisa meningkatkan kualitas tidur bagi orang yang kurang tidur atau susah tidur.

Ahli bedah plastik, Anthoy Youn MD juga menjelaskan bahwa seseorang yang tidur dengan bertelanjang bisa beresiko. Menurutnya, rata-rata seseorang pasti kentut 15 sampai 25 kali sehari meski sedang dalam keadaan tidur. Studi ilmiah membuktikan setiap orang kentut pasti mengeluarkan kotoran kecil.

 

Baca : Kapolres Tasikmalaya Kota Berikan Penghargaan Untuk Personel Polri dan Nakes

Para peneliti melakukan sebuah uji coba, menyuruh seseorang untuk mengeluarkan kentut langsung ke cawan dari jarak 5 meter saat berpakaian. Cawan petri yang didiami dalam semalaman terdapat dua jenis gumpalan bakteri yang sering berada di usus atau kulit.

"Dicawan petri itu di sebabkan oleh flatus. Tampaknya flatus itu bisa menyebabkan infeksi pada seseorang yang tidurnya bertelanjang. Hal ini membuktikan bahwa pakain bisa bertindak sebagai filter bakteri," ucap Dokter yang melakukan uji coba.

Bukan hanya itu saja, penelitian membuktikan bahwa tubuh manusia pasti menempelkan 500 juta sel kulit setiap harinya, saat tidur di kasur pasti bakal menempel dan menumpuk di seprai. "Itu bisa memicunya alergi dan asma."*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

 



Berita Terkait