Puasa Bukan Jadi Penyebab Seseorang Alami Rasa Kantuk Berlebih

Jum'at, 30 April 2021 14:21 Eris Kuswara Healthy

Puasa Bukan Jadi Penyebab Seseorang Alami Rasa Kantuk Berlebih

 

Koropak.co.id - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik diabetes dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Suharko Soebardi menyebutkan bahwa ibadah puasa bukanlah menjadi penyebab bagi seseorang bisa merasa lebih mengantuk selama bulan Ramadan.

"Bukan masalahnya pada puasa, tapi mungkin karena perubahan pola saja. Sebab kita sahur itu bangun lebih awal sebelum subuh," kata Suharko sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis (30/4/2021).

Pihaknya pun menekankan betapa pentingnya kecukupan istirahat yang bisa secara utuh ataupun terbagi menjadi beberapa waktu. Oleh karena itu, kamu pun bisa untuk tidur tidak terlalu larut saat malam hingga menjelang sahur, atau juga membagi waktu tidurmu sampai kebutuhan tidur tersebut dapat tercukupi.

Selain itu, tidur di siang hari selama 20 hingga 25 menit juga bisa menjadi cara menjaga kecukupan tidur. Meskipun begitu, pihaknya mengingatkan agar kamu tidak berlebihan saat tidur siang dikarenakan berisiko dapat membuat tubuhmu menjadi lebih lelah. Selain kecukupan tidur, pastikan juga agar tubuhmu tetap bugar dengan melakukan olahraga secara rutin.

 

Baca : Tahukah Kamu Tidr Siang Miliki Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

 

"Tubuh tidak fit itu menjadi tanda orang mudah mengantuk dan itu erat kaitannya juga dengan kebugaran. Sehingga dengan tubuh fit, rutin berolahraga, maka kamu pun bisa lebih fokus dan memudahkan tidur saat sudah waktunya. Di sisi lain, kamu juga harus memperhatikan juga makanan saat berbuka puasa dan sahur," ucapnya.

Ia menambahkan, batasilah hidangan tinggi kalori, gorengan dan makanan pedas. Selanjutnya ubahlah siklus konsumsi kafein dikarenakan ini bisa berpengaruh dalam merangsang banyak buang air kecil dan minumlah air putih minimal 8 gelas.

Sementara itu, khusus saat berbuka puasa, kamu juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang terlalu banyak mengandung karbohidrat kompleks dan lemak. Sebaliknya, kamu juga harus memperbanyak asupan karbohidrat kompleks saat sahur dan sahurlah saat mendekati waktu imsak dan hindari melewatkan waktu makan.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 

 



Berita Terkait