Bermula Dari Hobi, Pria Asal Tasikmalaya Sukses Ternak Channa

Jum'at, 02 April 2021 13:58 Dede Hadiyana Hobi

Bermula Dari Hobi, Pria Asal Tasikmalaya Sukses Ternak Channa

 

 

Koropak.co.id - Sejak tahun 2016, Muhammad Wildan Muttaqin (26) sudah memiliki hobi memelihara ikan hias. Namun tidak seperti kebanyakan orang, ia lebih senang memelihara ikan Channa atau ikan gabus untuk dijadikan koleksi ikan hias di aquariumnya.

Tepat di tahun 2019 lalu, ikan yang masuk kedalam kategori ikan predator ini mulai terangkat. Bahkan, di tahun 2021 sekarang, banyak penggemar ikan hias yang beralih memelihara Channa, termasuk para artis seperti Irfan Hakim dan Lucky Hakim.

Ditemui Koropak di kediamannya di wilayah Cibeureum Kota Tasikmalaya, pria yang akrab disapa Sadut itu sudah berhasil membudidaya tiga jenis Channa yakni Asiatica, Bleheri, dan Andrao. Namun, dalam hal ini, untuk menghasilkan telur seperti ikan pada umumnya tidak dapat diprediksi.

"Alhamdulillah omzet sekitar Rp 30 jutaan setiap bulannya dan sekarang sudah punya kios sendiri namanya Sadut Fish di Jalan Pasar Baru I atau Karlis. Channa hasil ternak dijual di kios sendiri dan dijual juga ke rekan sesama penjual ikan hias" ujarnya.

 

Baca : Endang, Salah Seorang Perintis Usaha Ikan Hias Di Karlis Tasikmalaya

 

Sadut Fish sendiri sudah memiliki langganan di seluruh Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi bahkan baru-baru ini dirinya mengirim ikan tersebut ke Manokwari Papua. Harga Baby Channa yagn dijual pun bervariasi dengan ukuran 3 sampai 5 Centimeter mulai dari harga terendah Rp 30 Ribu hingga tertinggi Rp 250 Ribu per ekornya.

"Mulai menjual Channa di tahun 2018 karena memang permintaan yang cukup banyak. Tidak hanya menjual di kios saja, tapi menjual secara online melalui media sosial. Tapi, untuk penggemar di Tasikmalaya sendiri lebih banyak di Offline. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang sangat sulit mencari ikan ini, karena memang masih sedikit peminatnya." katanya.

Menurutnya, kelebihan memelihara Channa adalah lebih murah dari sisi perawatan seperti menghemat listrik karena tidak harus menggunakan pump atau mesin sirkulasi air karena habitat asli Channa hidup di air diam yang tidak berarus seperti rawa atau danau.

"Disamping itu, lebih murah juga dari sisi pakan karena ikan predator ini memakan segala termasuk dalam perawatan air aquarium yang bisa mencapai 3 bulan sekali pengurasan," ucap pengurus komunitas Bogo Keepers Tasikmalaya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait

Akhir Pekan Saatnya Produktif

Akhir Pekan Saatnya Produktif

31 Maret 2019

Akhir pekan tentunya merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang. Mereka ingin berisitirahat atau memanjakan diri, atau mungkin mereka juga…

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian   

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian  

08 Maret 2019

Hal yang satu ini memang terdengar sepele, tapi tidak semua orang telah menemukan hobinya. Jangan-jangan, salah satu dari kalian adalah orang…