Endang, Salah Seorang Perintis Usaha Ikan Hias Di Karlis Tasikmalaya

Jum'at, 02 April 2021 06:07 Dede Hadiyana Hobi

Endang, Salah Seorang Perintis Usaha Ikan Hias Di Karlis Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Siapa yang tidak mengenal Karlis. Ya, pusat penjualan ikan hias di Jalan Pasar Baru I Kota Tasikmalaya ini sudah menjadi lokasi penjualan tersohor bagi para penggemar bermacam ikan hias, baik dari dalam maupun luar Tasikmalaya. Akan tetapi, Siapakah perintis usaha tersebut?

Ia adalah Endang Latifudin, salah seorang yang merintis usaha penjual ikan hias di Karlis. Pria kelahiran tahun 1972 tersebut merupakan satu dari tiga orang sebagai generasi pertama pelaku bisnis penjualan ikan hias di Karlis Tasikmalaya.

Dijumpai Koropak, Endang menceritakan awal mula berjualan ikan hias. Dimulai sekitar tahun 2000-an di Pasar Wetan, dimana saat itu masih berjualan diemperan puing-puing pembangunan Mall Mayasari Plaza Tasikmalaya.

"Disana berjualan selama 6 bulan, kemudian pindah ke Pasar Wetan sebelum dialihkan ke Pasar Baru I ini atau biasa dikenal Karlis. Waktu itu ada 3 orang yang berjualan ikan hias diantaranya Pak Saepul, Pak Uu, dan saya. Alhamdulillah, saya dan Pak Saepul masih bertahan sampai sekarang," ujarnya.

 

Baca : Kunci Sukses Memelihara Ikan Koi : Jaga Kualitas Air

Sekitar tahun 2004, kata Endang, lapak berjualan dialihkan ke Karlis. Secara perlahan, penjual ikan hias mulai berkembang namun belum seperti sekarang yang sudah ada sekitar 16 jongko dan 8 toko penjual ikan hias serta berbagai kebutuhan perlengkapan dan aksesoris aquarium.

"Dulu awalnya jualan ikan hias saja, dan sekarang menjual atau membuat aquarium juga. Ikan hiasnya sendiri dikirim dari Tulungagung Jawa Timur dan Bogor Jawa Barat. Setelah di pusatkan di Karlis, peminat ikan hias menjadi lebih banyak, bahkan dari luar kota seperti Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Garut," katanya.

Omzet yang didapat Endang dari hasil penjualan ikan hias mencapai 1 Jutaan setiap harinya. Dari hasil usaha tersebut, pria asal Ciawi Kabupaten Tasikmalaya itu sudah memiliki 1 toko dan 1 jongko serta dapat menyekolahkan anaknya hingga kuliah di Bandung.

"Hambatan di bisnis ini ikan hias hanya resiko ikan mati saja, terlebih saat musim-musim tertentu. Di masa pandemi ini, ada hikmahnya bagi penjual ikan hias karena banyak orang yang dirumahkan yang akhirnya menyibukan diri dengan memelihara ikan hias, terlebih penjualan ikan hias sekarang bisa melalui media digital," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 



Berita Terkait

Akhir Pekan Saatnya Produktif

Akhir Pekan Saatnya Produktif

31 Maret 2019

Akhir pekan tentunya merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang. Mereka ingin berisitirahat atau memanjakan diri, atau mungkin mereka juga…

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian   

Temukan Hobi Baru Sesuai Kepribadian  

08 Maret 2019

Hal yang satu ini memang terdengar sepele, tapi tidak semua orang telah menemukan hobinya. Jangan-jangan, salah satu dari kalian adalah orang…