Ingat! Jangan Merasa Aman Dari Ancaman Virus, Hanya Karena Masker Kain

Kamis, 02 April 2020 07:23 Eris Kuswara Healthy

Ingat! Jangan Merasa Aman Dari Ancaman Virus, Hanya Karena Masker Kain

 

Koropak.co.id -  Masyarakat dapat menggunakan masker kain di tempat umum dan fasilitas lain. Akan tetapi para pengguna masker kain juga masih harus menjaga jarak 1 sampai 2 meter dengan orang lain untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19. Sebab, penggunaan masker kain sendiri kurang efektif dalam mencegah penularan virus corona, dan hanya bisa digunakan sebagai pilihan terakhir.

Demikian disampaikan Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan dalam keterangan pers di Graha BNPB Jakarta sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu (1/4/2020).

"Alasannya masker kain ini tidak bisa memproteksi masuknya semua partikel virus, oleh karena itu masker tersebut juga tidak disarankan bagi tenaga medis. Sebab sekitar 40 hingga 90 persen partikel bisa menembus masker," kata Erlina

Ditambahkan Erlina, terdapat sejumlah mekanisme penularan virus dan dua di antaranya yaitu melalui droplet atau percikan cairan tubuh yang keluar saat bersin atau batuk dan airbone atau partikel kecil yang terbawa oleh udara. Meskipun kecil, namun masker kain memiliki perlindungan dari droplet.

"Untuk tingkat perlindungan bagi partikel droplet untuk ukuran tiga mikron hanya sebesar 10 sampai 60 persen. Jadi, untuk penularannya masih tergolong tinggi. Sebab masker kain tidak memiliki perlindungan terhadap aerosol atau partikel yang airbone," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Ingat! Jangan Merasa Aman Dari Ancaman Virus, Hanya Karena Masker Kain (2)

 

Baca : Jangan Anggap Sepele Covid-19, Bencana Nasional Banyak Renggut Nyawa

 

Erlina menuturkan, pengunaan masker kain ini bisa digunakan sebagai alternatif terakhir apabila ketersediaan masker bedah yang memang lebih dianjurkan, sudah sangat langka di pasaran.

Dikatakan Erlina, masker bedah sangat efektif dalam mencegah partikel airbone berukuran 0,1 mikron mulai dari 30 hingga 95 persen. Namun sayangnya, masker ini juga masih memiliki kelemahan, yakni tidak bisa menutupi permukaan wajah dengan sempurna terutama di sisi samping kiri dan kanan masker serta hanya bisa digunakan sekali saja.

"Sedangkan untuk masker N95, memang untuk tingkat efektifitas pencegahan penularan mencapai 95 persen. Tapi masker ini tidak boleh dipakai oleh sembarang orang karena masker ini sudah menjadi protokol wajib bagi tenaga kesehatan yang harus berkontak langsung dengan pasien Corona," katanya.

Masker ini mempunyai proteksi yang baik untuk droplet dan juga memiliki proteksi aerosol. Sehingga sangat dianjurkan sekali untuk digunakan tenaga medis, bukan untuk masyarakat. Efektifitasnya juga cukup tinggi bagi partikel ukuran 0,1 mikron aerosol sampai 95 persen.*

 

Baca : Di Posko PRH Indihiang, Tak Satupun Kendaraan Lolos Pemeriksaan

 



Berita Terkait