Tak Hanya di China, Ini Kuliner Ekstrem di Indonesia Yang Sudah Populer

Minggu, 23 Februari 2020 10:01 Erni Nur'aeni Kuliner

Tak Hanya di China, Ini Kuliner Ekstrem di Indonesia Yang Sudah Populer

 

Koropak.co.id - Semua mahluk hidup pastinya membutuhkan makanan sebagai sumber energi tubuh. Bahkan, perkembangan dunia mendorong semakin beragamnya kudapan khas di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Akan tetapi, bagaimana jika makanan tersebut terlalu ekstrim untuk dikonsumsi, masih beranikah menjajalnya? Berikut Koropak telah menyiapkan ulasan makanan ekstrim yang ada di Indonesia.

 

1. Ulat Sagu
Sebagian masyarakat mungkin akan merasa geli dengan ulat sagu ini. Namun, tidak berlaku bagi masyarakat Indonesia Timur yang cukup gemar mengkonsumsi ulat sagu. Di tanah Papua, pohon sagu tumbuh sekitar 90 persen, dan 10 persen di Maluku. Tak heran jika di dua daerah tersebut menyajikan ulat sagu untuk kudapan, campuran nasi goreng, bakso, spageti atau makanan lainnya.

 

2. Tikus Panggang
Di Minahasa, kuliner tikus panggang ini sangat populer. Tikus tersebut ditangkap bukan di tempat-tempat jorok seperti yang kita bayangkan, akan tetapi ditangkap di hutan yang bersih dan jauh dari sampah. Menurut mereka yang sudah mencicipi tikus panggang, rasanya tidak jauh beda dengan ayam bakar. Tikus hutan ini juga dipercaya memiliki khasiat mulai dari menambah stamina hingga meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung 1090 ME (kj/100 g).

 

Baca : Pedagang Cilok Cantik Ini Berhasil Curi Perhatian Netizen

 

3. Sate Biawak Khas Jawa
Biawak yang merupakan hewan melata jenis reptil ini, konon jika diolah menjadi masakan, berkhasiat menyembuhkan penyakit gatal-gatal pada kulit. Bahkan, minyak yang terkandung dalam daging biawak ini diperjual-belikan dalam bentuk botol sebagai minyak oles.

 

4. Ular Kobra
Reptil yang satu ini diketahui sangat berbahaya karena memiliki bisa racun yang sangat mematikan. Walaupun berbisa, hewan ini juga dikonsumsi oleh sebagian orang di wilayah di Jakarta dan Surabaya. Selain dagingnya yang dapat dimakan, darah, empedu dan sumsum belakang ular pun dapat diolah dan dikonsumsi yang dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit.

 

5. Jus Cacing Tanah
Meskipun menjijikan, hewan ini menyimpan banyak manfaat. Selain dapat menyuburkan tanah, juga memiliki khasiat yang luar biasa seperti mengobati tifus, diare, menyembuhkan luka, memperlancar sirkulasi darah serta masalah metabolisme tubuh lainnya. Berdasarkan banyaknya penelitian, cacing tanah memiliki kandungan protein dan asam amino yang baik bagi tubuh. Bahkan kandungan proteinnya lebih tinggi hingga yang mencapai 76 persen, lebih tinggi dari daging ayam yang hanya 65 persen dan ikan yang hanya 50 persen.*

 

Baca pula : Heboh, Kelelawar Diduga Jadi Penyebab Penyebaran Virus Coron