Motivasi Jadi Modal Utama Perjuangan Penderita Kanker

Senin, 04 November 2019 17:16 Erni Nur'aeni Healthy

Motivasi Jadi Modal Utama Perjuangan Penderita Kanker


Koropak.co.id - Banyaknya penderita kanker payudara di Kota Tasikmalaya yang semakin hari semakin bertambah, menjadi semangat bagi Komunitas Pita Pink Parahyangan untuk merangkul para penderita kanker.

Berbincang bersama Koropak, Senin (4/11/2019) Ketua sekaligus pendiri Komunitas Pita Pink Tanti Damayanti mengatakan Komunitas Pita Pink dibentuk berkat dorongan rasa peduli terhadap sesama penderita kanker payudara yang merasa terkucilkan.

"Saya juga merasakan bagaimana rasanya dikucilkan. Oleh sebab itu saya membentuk Komunitas Pita Pink guna merangkul para penderita kanker dan menyemangatinya untuk bersama-sama berjuang melawan kanker," katanya.

Tanti menilai penderita kanker lebih tepat jika menjalani pengobatan secara medis demi mempercepat proses penyembuhannya.

"Jika diibaratkan, kanker itu seperti pesawat jet yang cepat sedangkan jika dilawan dengan obat non medis akan sangat tidak seimbang. Oleh sebab itu sangat dianjurkan para penderita kanker menjalani pengobatan medis," katanya.

Menurut data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTN) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, jumlah penderita kanker di Kota Tasikmalaya untuk tahun 2016 sebanyak 155 orang. Pada tahun 2017 sebanyak 140 orang dan menurun di 2018 menjadi 124 orang yang tersebar di beberapa Rumah Sakit seperti RSUD Dr Sukardjo, RS Jasa Kartini, RS TMC, RS Islam Siti Muniroh, RS Permata Bunda, RS Prasetya Bunda, RS Syfa Medina.

 

Koropak.co.id - Motivasi Jadi Modal Utama Perjuangan Penderita Kanker (2)

 

Baca : Yayasan Kanker Imbau Penderita Harus Semangat Jalani Pengobatan

Tanti menuturkan, sebagai penderita kanker, ia pun turut berjuang bersama para penderita kanker untuk melawan kanker. Seperti yang sedang ia lakukan, berusaha agar kanker yang telah diidapnya dari tahun 2013 dan selesai menjalankan kemoterapi pada tahun 2015 tidak menjalar di tubuhnya.

"Terdeteksi itu kan 2013 dan saya bandel dulu 1 tahun menjalani pengobatan non medis. Tapi tidak kunjung sembuh. Oleh sebab itu sangat disarankan bagi penderita kanker lebih baik langsung mendapatkan penanganan medis agar lebih cepat penyembuhannya," katanya.

Ditambahkan Tanti, bagi mereka yang baru terdeteksi kanker untuk tidak terlalu khawatir dengan biaya pengobatan karena sudah tercakup oleh BPJS, seperti yang dirasakannya dulu, dengan tidak mengeluarkan uang sedikitpun untuk pengobatan.

"Saya selama pengobatan Alhamdulilah tidak mengeluarkan uang banyak karena semuanya sudah teratasi oleh BPJS. Sekarang, sudah 5 tahun saya masih mengkonsumsi obat kemoterapi dibarengi dengan olahraga setiap pagi agar tidak terjadi pengkeroposan tulang," ujarnya.*

 

Baca pula : Penderita Kanker Payudara di Kota Tasikmalaya Meningkat

 



Berita Terkait

Inilah Beragam Manfaat Konsumsi Jeruk Peras

Inilah Beragam Manfaat Konsumsi Jeruk Peras

23 Juni 2019

Buah-buahan merupakan salah satu sumber vitamin terbanyak. Salah satunya jeruk peras yang mengandung vitamin C, yang sudah terkenal manfaatnya. Untuk mendapatkan…