RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Tangani Puluhan Penderita TB MDR

Senin, 07 Oktober 2019 23:59 D. Farhan Kamil Healthy

RSUD SMC  Kabupaten Tasikmalaya Tangani Puluhan Penderita TB MDR


Koropak.co.id - Semenjak RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya membuka poliklinik (Multidrug-Resistant Tuberculosis) atau tuberkulosis (TB MDR) yang resisten/kebal terhadap manfaat obat anti TB yang paling kuat, tercatat sejak bulan Juli hingga Oktober ini, ada 44 pasien penderita TB MDR yang ditangani klinik tersebut.

"32 pasien merupakan rujuk balik dari RSHS Bandung, sisanya adalah pasien yang datang langsung ke SMC. Mereka adalah warga Kabupaten Tasikmalaya dan positif terpapar TB MDR," kata Direktur RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto, Senin (7/10/2019).

Untuk menunjang keberadaan poliklinik tersebut kata Heru, selain melibatkan gabungan dokter spesialis/tim ahli klinis yang telah terlatih dalam hal penanganan TB MDR, pihaknya juga menyiapkan ruang rawat khusus meski dengan jumlah ketersediaan tempat tidur/bed yang masih terbatas.

"Kita sudah menyiapkan ruang rawat khusus dengan 4 tempat tidur/bed yang terpisah dari unit perawatan lainnya. Secara bertahap ke depan akan terus kita kembangkan," ujarnya.

 

Koropak.co.id - RSUD SMC  Tasikmalaya Tangani Puluhan Penderita TB MDR (2)

 

Baca : Pertama di Priangan Timur, RSUD SMC Kini Punya Klinik TB MDR

Menurutnya, angka penderita TB MDR di Kabupaten Tasikmalaya cukup tinggi dan butuh penanganan khusus serta perhatian serius agar tidak memunculkan persoalan lebih besar baik bagi si penderitanya maupun terhadap kehidupan di sekitarnya. Pasalnya, TB MDR ini merupakan penyakit yang mudah menular yang salah satunya melalui air liur atau dahak.

"Kita sarankan kepada masyarakat yang merasa mengalami gejala TB, salah satunya ditandai dengan batuk yang tidak sembuh selama tiga pekan disertai badan lemah, atau sering berkeringat di malam hari padahal tidak beraktifitas, agar segera memeriksakan kesehatannya. TB/TB MDR bisa diobati meskipun proses pengobatannya dilakukan secara khusus dan dalam jangka waktu panjang bahkan hingga dua tahun," tutur Heru.

Lebih lanjut Heru menyebutkan, RS yang telah memiliki fasilitas untuk menangani TB MDR, tercatat baru ada 6 RS di Jawa Barat. Dan untuk di wilayah priangan timur, baru RSUD SMC.*

 

Baca pula : Bupati Pantau Gerak-Gerik RSUD SMC Secara Digital